Thursday, 19 November 2015

Teladan

Teladan

Kolose 1:3-8
 -Salam dari Epafras kepada kamu... yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu. (Kolose 4:12)
Dari 113 kali mendukung timnas, ia menorehkan 95 gol. Lima gol dalam final Piala Dunia Swedia 1958, 8 gol dalam satu laga di tahun 1964, enam kali melesakkan 5 gol dalam satu pertandingan, 30 quattrick (empat gol dalam satu laga), dan 92 hattrick (tiga gol dalam satu laga). Sepanjang karier dengan 1.363 laga, ia mencetak 1.281 gol. Pantaslah ia dijuluki “King of Footballer”. Siapa dia? Edson Arantes do Nascimento alias Pele, seniman bola legendaries Brasil, teladan pesepak bola seantero jagad.

Epafroditus (Epafras), yang begitu dihormati Paulus, juga panutan kita. Bukan dalam olahraga, melainkan karena ia setia berdoa, rela menderita, dan mau berkurban demi keselamatan jiwa dan pertumbuhan rohani orang lain. Paulus menyebutnya “kawan pelayan”, “pelayan Kristus” (Kol. 1:7), dan ”temanku sepenjara” (Flm. 1:23). Paulus juga memakai ”istilah perang”: “teman seperjuanganku” (Fil. 2:25), yang mengisyaratkan mereka adalah laskar Kristus yang bahu-membahu di medan pertempuran.

Mengikuti teladan, apalagi menjadi teladan, sungguh tak mudah. Keberdosaan dan kedagingan kita selalu menjadi pengalang terbesar. Tapi jangan kecil hati. Tetaplah setia dengan yang Tuhan titipkan. Ingat upah yang diberikan pemilik kebun anggur itu pada orang upahannya (Mat. 20:10)? Sama ‘kan? Juga pujian-Nya pada hamba yang berhasil mengelola lima dan dua talenta itu (Mat. 25:21, 23)? Sama juga ‘kan? Jadi, bagi Dia, masalahnya bukan “teladan besar” atau “teladan kecil”, melainkan “ketaatan”. Betul?—BLT

Related Posts

Teladan
4 / 5
Oleh

Mau Berlangganan Renungan Mingguan tiap Minggunya?

Ketik Email Anda Yang Aktif Disini